5 Ciri Khas Deposito & Cara Menghitung Kalkulator Deposito

Investasi merupakan langkah terbaik untuk menata masa depan agar memiliki finansial yang sehat. Jika Anda memiliki finansial yang sehat dan stabil maka Anda lebih mudah menikmati hidup dan hari tua. Salah satu produk investasi teraman yang bisa Anda pilih yaitu deposito. Anda dapat menyimpan uang dengan jumlah yang tidak akan berkurang ketika mencairkannya serta mendapatkan bunga rutin setiap bulan. Kisaran bunga yang akan Anda dapatkan bisa diketahui dengan menggunakan kalkulator deposito

Ciri Khas Investasi Deposito

Untuk membantu Anda gara lebih memahami apa itu deposito maka bisa menyimak informasi berikut yang akan kami bagikan.

Setoran Minimal

Jika Anda tertarik melakukan deposito maka Anda harus menyetorkan uang sesuai dengan setoran minimal yang diberlakukan oleh bank. Mengingat hampir semua bank menawarkan produk ini, maka jumlah setoran setiap bank bisa bervariasi. Umumnya, bank mengharuskan Anda menyetorkan uang sebesar 5 juta rupiah untuk deposito. Uang tersebut tidak bisa Anda gunakan atau dicairkan sebelum jatuh tempo.

Tenor Deposito

Penyimpanan uang dalam bentuk deposito akan menggunakan jangka waktu tertentu. Jangka waktu penyimpanan atau tenor dipilih oleh nasabah yang menyetor. Tenor tersebut biasanya tersedia mulai dari 1, 3, 6, 12 bulan bahkan hingga 24 bulan. Sebelum memutuskan tenor yang akan pilih maka lakukan pertimbangan dan perhitungan terlebih dahulu. 

Pencairan Dana

Hal inilah yang membedakan tabungan dengan deposito karena Anda tidak dapat mencairkan dana tersebut sewaktu-waktu. Pencairan dana deposito haruslah sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang sudah disepakati bersama. Pencairan dana yang dilakukan sebelum jatuh tempo akan dikenakan penalty sehingga Anda yang akan menanggung kerugian tersebut.

Bunga Deposito

Umumnya, bank akan menawarkan imbalan suku bunga relatif lebih tinggi daripada bunga tabungan. Hal ini dikarenakan Anda tidak dapat menggunakan uang Anda dalam jangka waktu yang ditetapkan.  Jika Anda mendepositokan uang dalam jumlah yang lumayan besar dan tenor jangka panjang maka Anda akan mendapatkan imbalan bunga uang lumayan besar pula. Bank akan langsung mentransfer bunga tersebut ke rekening Anda rutin setiap bulan.

Kena Pajak

Deposito merupakan produk kena pajak sehingga Anda wajib membayarkannya. Namun, ketentuan terkena pajak yaitu jika uang yang Anda depositokan lebih dari 7,5 juta rupiah. Besar pajak yang harus Anda bayarkan yaitu sebesar 20%. Pembayaran pajak tersebut biasanya akan terpotong otomatis dari bunga yang Anda dapatkan. Dengan demikian, Anda mendapatkan bunga bersih setiap bulannya.

Cara Menghitung Bunga Deposito 

Rumus berikut merupakan cara menghitung bunga deposito yang akan diterima setiap bulannya.

Rumus

(Bunga deposito x jumlah setoran deposito x 30 x 80%)/365 hari

Angka 80% diatas merupakan besar pajak yang harus dibayarkan.

Simulasi Perhitungan

Anda berencana melakukan deposito senilai 20 juta rupiah dalam waktu 12 bulan. Suku bunga yang diberikan sebesar 6% dengan pajak 20%. Maka perhitungannya sebagai berikut.

(6% x 20.000.000 x 30 x 80%)/365 hari

28.800.000/365 = Rp. 78.904

Jadi total bunga yang akan Anda terima tiap bulan adalah Rp. 78.904.

Bank Sinarmas

Deposito di bank Sinarmas bisa dilakukan dengan setoran minimal 500 ribu rupiah. Menariknya, hal ini bisa Anda lakukan secara online menggunakan aplikasi Simobi miliki bank Sinarmas. 

Kelebihan yang ditawarkan dari deposito online ini diantaranya suku bunga yang kompetitif. Selain itu, persyaratan yang harus dilengkapi juga cukup ringan dan mudah. Anda dapat memilih tenor yang disediakan sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan Anda.

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *