// Prints all codes before tag. // Location: "views/general/header/_common.php" publisher_get_view( 'header', '_common', 'general' ); publisher_get_view( 'header', 'off-canvas', 'general' ); /** * Fires before ".main-wrap" start * * @since 1.9.0 */ do_action( 'publisher/main-wrap/before' ); // Activates duplicate posts removal temporarily for not counting posts inside mega menu publisher_set_global( 'disable-duplicate-posts', TRUE ); publisher_set_blocks_title_tag( 'p' ); ?>

Bunda, Yuk Ajak Ayah Ikut Aktif Pantau Perkembangan Janin

Ketika hamil, perubahan terjadi tak hanya kepada Bunda saja loh, tapi juga terhadap ayah. Walau setiap suami memiliki pandangan dan sikap yang berbeda-beda ketika mendampingi. Sebenarnya hal tersebut akan turut memengaruhi perkembangan janin  di dalam perut Bunda. Khususnya untuk kehamilan pertama pasti terasa bahagia sekaligus cemas karena belum mengetahui ilmu yang mumpuni.

Keadaan ini menuntut orang tua untuk menggali pengetahuan lebih dalam mengenai sejak hamil hingga buah hati besar nanti. Yang wajib diketahui bukan cuma Bunda saja, tapi juga para ayah. Sebab keduanya memiliki peranan masing-masing yang saling melengkapi agar si kecil sehat, kuat, dan tumbuh menjadi orang yang hebat.

perkembangan janin
perkembangan janin

Selama ini para ayah masih kurang proaktif dalam ikut menjaga tumbuh kembang bayi selama kehamilan. Padahal sebenarnya peranan ayah sangat penting bagi kesehatan Bunda sekaligus buah hatinya. Tak melulu soal ekonomi, kehadiran dan perhatian ayah sudah cukup menguatkan ibu hamil dalam menjalani proses kehamilan.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Bunda minta kepada ayah untuk turut proaktif:

1. Ajak Ayah Pantau Perkembangan Kehamilan

Para ayah kurang paham dengan proses kehamilan dan bagaimana menjalaninya, entah karena bingung atau memang enggan mencari informasi. Bunda coba untuk ajak ayah mengantar ke klinik untuk memeriksakan kandungan. Biarkan bidan atau dokter menjelaskan langsung bagaimana perkembangan janin dan solusi jika terjadi masalah. Bunda cukup mengingatkan kembali di rumah, apa yang harus ayah lakukan.

2. Buat Momen Istimewa

Bunda bisa meminta ayah untuk menghabiskan waktu bersama, menjadikan momen istimewa berdua kala menunggu kehadiran buah hati. Misalnya dengan melakukan foto prenatal sebagai kenang-kenangan ataupun hal lainnya.

Mintalah bantuan untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah yang sulit dilakukan apalagi jika kondisi perut semakin membesar. Pastikan untuk menjelaskan dengan tepat dan sederhana keadaan dan kebutuhan Bunda agar ayah benar-benar tahu apa yang harus dilakukan.

3. Minta Ayah Mengobrol Dengan Buah Hati

Tahukah Bunda, bayi dalam kandungan sudah bisa mengenali suara yang ada di sekitarnya dan memengaruhi perkembangan janin. Bayi cenderung lebih fokus terhadap suara bernada rendah yang dimiliki ayah dibandingkan dengan suara tinggi khas Bunda. Selain itu juga akan lebih meningkatkan jalinan kasih antara ayah dan si kecil kelak. Minta ayah untuk sering mengobrol dengan buah hati sambil mengusap perut yang akan memberi ketenangan pada Bunda.