Keramik Granit dari Granito yang Memukau

Keramik Granit

Keramik granit, keramik atau granit? Istilah keramik granit memang ambigu, namun material bangunan satu ini, sebenarnya bukan bahan baru di dunia bangunan. Merek Granito sudah lama beredar di pasaran dan kerap kali diminati untuk mempercantik interior dan eksterior bangunan.

Sebenarnya apa saja karakteristiknya sehingga begitu diminati? Apa perbedaannya dengan keramik lantai biasa? Apa keunggulannya? Berapa ukurannya? Seperti apa tekstur dan motifnya? Dan, bagaimana cara pemasangan dan perawatannya? Mari temukan jawabannya dalam artikel ini!

Karakteristik Keramik Granit

Keramik granit sering disebut granite tile dan homogenous tile. Terbuat dari campuran tanah liat, kaolin, dan silika yang dibakar pada suhu 12000C sehingga menyatu homogen erat, kuat, dan menghasilkan pori-pori yang sangat kecil. Bila dipotong, hasil potongannya dari atas ke bawah menyatu seolah berasal dari satu material. 

Hasil gambar untuk Keramik Granit

Istilah penamaannya diberikan karena memang warna dan motifnya natural serupa granit. Secara umum, jenis keramik ini dibedakan berdasarkan motif dan jenis permukaan/teksturnya. Tampilannya yang memukau sekelas granit asli, turut menjadi alasan yang membuat banyak orang memilih keramik granit.

Perbedaan Keramik dengan Keramik Granit

Dibanding keramik granit, keramik atau tile memang lebih dikenal sebagai bahan penutup lantai, padahal bahan serta proses pembuatannya hampir sama. Hanya saja proses pembakaran keramik granit dilakukan pada suhu lebih tinggi. Proses inilah yang membuatnya lebih kuat dibanding keramik.

Cara membedakan keduanya cukup mudah. Secara kasat mata, tampilan keramik granit di seluruh permukaannya sama. Sedangkan keramik, hanya menampilkan motif atau glazur-nya di bagian atas saja dengan hasil pembakaran tanah liat di bagian bawahnya. Keduanya sama-sama memberi pilihan polished (mengkilap dan licin) dan unpolished (tidak mengkilap dan tidak licin).

Ketebalan keramik granit sekitar 8-10 mm, sedangkan ketebalan keramik biasa hanya mencapai 6 mm. Itulah sebabnya, bahan ini lebih kuat dibanding keramik dan bisa tersedia dalam ukuran modular yang lebih besar. Ternyata, keramik granit bukan material asing yang sama sekali baru di dunia bangunan. Keberadaannya sudah sering dimanfaatkan di berbagai tempat, mulai dari perumahan, perkantoran, bahkan perhotelan. 

Kekuatannya yang tak diragukan lagi, kemudahan pemasangan dan perawatannya, serta ketersediaannya di pasaran, membuat jenis Keramik granit ini mudah didapat dengan beragam pilihan. Jadi, tidak perlu ragu lagi untuk memilih dan memanfaatkan keramik granit untuk tampilan alami dan elegan dalam desain.

Artikel yang Direkomendasikan